Sah! 279 CPNS Kemenag Sumsel Resmi Menyandang Status PNS

Lebih lanjut, ditekankan pula bahwa saat ini aparatur sipil negara dituntut untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan tidak berbelit-belit.
Mentalitas kuno “ingin dilayani” harus sepenuhnya dihilangkan dan diubah menjadi mentalitas aparatur yang “siap melayani”.
“Selamat bergabung secara utuh dalam keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, dan selamat mengabdikan diri untuk kemajuan bangsa, negara, dan agama,” pungkas Taufiq.
Komitmen terhadap Lingkungan dan Ekoteologi
Selain penguatan kinerja administratif, pelantikan kali ini juga membawa misi lingkungan hidup yang kuat.
Dalam rangka menyukseskan program Asta Protas Kementerian Agama, para PNS Formasi Tahun 2024 diwajibkan berkontribusi nyata pada penguatan ekoteologi (kesadaran kelestarian lingkungan berbasis nilai spiritual).
Setiap PNS yang baru dilantik diinstruksikan untuk menjalankan tiga langkah konkret:
- Menyampaikan dokumentasi perkembangan penanaman bibit pohon yang telah ditanam saat pelantikan CPNS yang lalu.
- Melakukan penanaman 1 (satu) bibit pohon baru di lingkungan kerja, satuan pendidikan keagamaan, atau rumah ibadah setempat.
- Mengunggah seluruh dokumentasi aksi nyata tersebut ke media sosial masing-masing sebagai sarana edukasi publik.
Bibit-bibit pohon tersebut diharapkan menjadi simbol “bibit kebaikan” yang akan terus tumbuh dan berkembang.
Melalui program ekoteologi ini, ASN Kemenag Sumsel diharapkan tidak hanya cakap secara administratif di atas meja kerja, tetapi juga terlibat langsung dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di sekitarnya.(YL)














