Kodam II/Sriwijaya Kejar Target 500 Sumur Bor, 20 Titik Mulai Dibangun di Tiga Daerah Rawan Karhutla

BANYUASIN, SRIWIJAYATERKINI.CO – Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan terus dilakukan. Kodam II/Sriwijaya menargetkan pembangunan 500 titik sumur bor di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki kerawanan kebakaran.
Dari target tersebut, sebanyak 20 titik sumur bor saat ini mulai dikerjakan, di antaranya berada di Kabupaten Banyuasin, Muara Enim, dan Ogan Komering Ilir (OKI).
Pembangunan sumber air ini menjadi salah satu langkah antisipasi untuk memastikan ketersediaan air di lokasi rawan Karhutla. Keberadaan sumur bor diharapkan dapat membantu masyarakat maupun aparat ketika terjadi kebakaran, sekaligus mempercepat penanganan agar api tidak meluas.
Proses pembangunan di lapangan bukan tanpa kendala. Personel TNI bersama masyarakat harus menghadapi kondisi medan yang cukup berat, termasuk karakteristik tanah dan lapisan batu keras yang menyulitkan proses pengeboran.
Meski demikian, pengerjaan terus dilakukan dengan mempercepat penyelesaian setiap titik yang telah ditentukan. Sumber air yang nantinya tersedia tidak hanya diproyeksikan untuk mendukung penanggulangan Karhutla, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar lokasi.
Bagi Kodam II/Sriwijaya, pembangunan sumur bor merupakan bagian dari strategi pencegahan yang dilakukan sebelum bencana terjadi. Ketersediaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki kawasan hutan dan lahan yang luas.














