2 Anggota Polrestabes Palembang Dipecat, 5 Personel Positif Narkoba Terancam PTDH

Salah satu penghargaan diberikan kepada Kompol Fauzi Saleh bersama 11 personel lainnya setelah berhasil mengungkap kasus pembunuhan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Penghargaan juga diberikan kepada Kompol Faisal P Manalu bersama sembilan personel atas keberhasilan mengungkap kasus narkotika dengan barang bukti 10.318 gram sabu.
Selain itu, Faisal bersama 10 personel lainnya kembali mendapat penghargaan atas pengungkapan perkara narkotika dengan barang bukti 10.583 gram sabu.
Prestasi di bidang olahraga turut mendapat apresiasi. Sejumlah personel menerima penghargaan atas capaian dalam kejuaraan menembak, badminton, hingga karate pada ajang Piala Kapolda Sumsel.
Sementara di bidang sosial, Aiptu Antoni mendapat penghargaan setelah secara mandiri melakukan bedah lima rumah warga kurang mampu di Kecamatan Kalidoni, Palembang.
“Ada anggota kami yang melakukan bedah rumah secara mandiri dari uang pribadinya,” ujar Sonny.
Sonny mengatakan pemberian penghargaan sekaligus sanksi merupakan penerapan prinsip reward and punishment di lingkungan Polrestabes Palembang.
Ia meminta seluruh personel tidak bekerja sekadar memenuhi rutinitas, tetapi terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghasilkan prestasi.
“Saya menekankan kepada anggota untuk terus berprestasi. Bekerja itu tidak boleh hanya biasa-biasa saja, tapi bekerja dengan luar biasa, harus lebih,” katanya.
Selain persoalan narkoba, Sonny turut mengingatkan personel agar menjauhi praktik judi online. Menurutnya, kecanduan narkoba maupun judi online berpotensi memicu munculnya persoalan lain hingga tindak pidana.
“Narkoba, judi online itu menjadi sumber untuk kejahatan yang lain. Narkoba ini mencandu, judi juga mencandu,” ujarnya.
Ia pun menekankan empat prinsip yang harus menjadi pegangan personel dalam menjalankan tugas, yakni bekerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas.
Sonny memastikan setiap pelanggaran yang dilakukan anggota akan memiliki konsekuensi sesuai ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, personel yang mampu menunjukkan kinerja dan prestasi akan mendapatkan penghargaan dari institusi.
“Setiap ada pelanggaran, itu tentunya akan ada konsekuensi, baik itu pelanggaran kode etik maupun disiplin,” tukasnya.(DIT)














